Jangan cuma panik saat orang rumah mengeluh nyeri pinggang, leher kaku, atau keseleo ringan. Belajar dasar Reposisi Tulang Abi Muma Level 1 Basic dalam 1 hari, dengan pendekatan yang aman, logis, dan mudah dipahami pemula.
Cocok untuk pemula. Ada pendampingan setelah pelatihan.
Ayah atau Ibu sering mengeluh sakit pinggang sampai sulit bangun dari kursi?
Pasangan bangun tidur dengan leher kaku dan aktivitas jadi terganggu?
Anak pulang olahraga sambil meringis karena keseleo?
Atau Anda sendiri sering pegal karena terlalu lama duduk, berdiri, atau kerja berulang?
Takut salah pegang. Takut tambah sakit. Takut tubuhnya malah makin tegang.
Akhirnya, banyak orang cuma memberi balsem, minyak gosok, atau saran seadanya. Bukan karena tidak peduli, tapi karena memang belum tahu cara membantu dengan lebih terarah.
Bagaimana kalau Anda bisa belajar dasarnya, dengan cara yang lebih aman?
Pelatihan Reposisi Tulang Abi Muma Level 1 – Basic
Ini adalah pelatihan dasar untuk pemula yang ingin memahami cara membantu keluhan ringan pada keluarga atau lingkungan terdekat dengan pendekatan yang lebih aman dan terarah.
Dalam pelatihan 1 hari ini, Anda akan belajar dasar metode RTAM, hubungan tulang, urat, dan sendi, anatomi sederhana yang relevan untuk praktik dasar, serta batas aman praktik dan kapan harus berhenti.
Bukan untuk asal pegang. Bukan untuk sok berani. Tapi untuk belajar dasar yang benar.
Kami fokus pada dasar yang penting dan bisa langsung dipahami pemula, bukan teori rumit yang bikin kepala penuh tapi tangan bingung.
Pahami kenapa keluhan ringan sering berkaitan dengan hubungan tulang, urat, dan sendi, bukan sekadar rasa pegal di satu titik.
Belajar melihat postur, memahami keluhan, dan mengenali area tegang secara sederhana sebelum melakukan tindakan.
Anda belajar kapan boleh membantu, kapan harus stop, dan kapan perlu menyarankan pemeriksaan medis.
Diajarkan bertahap dan mudah diikuti pemula
Anda akan dikenalkan pada teknik dasar untuk membantu kasus ringan seperti:
Semua diajarkan dengan penekanan pada posisi aman, alur sederhana, dan batas praktik.
Belajar dasar dalam 1 hari itu penting. Tapi praktik awal yang aman jauh lebih penting.
Anda tetap punya jalur belajar setelah pelatihan selesai. Ini yang membuat proses belajar jadi lebih terarah, rasa percaya diri tumbuh lebih sehat, dan praktik awal tidak liar.
Level 1 Basic difokuskan untuk pemahaman dasar, praktik dasar, dan penanganan keluhan ringan. Untuk jalur profesional yang lebih serius, peserta dapat melanjutkan ke level berikutnya.
Kami mengajarkan pendekatan yang lebih presisi dan bertahap. Jika tidak perlu, tidak dipaksakan. Keamanan tetap nomor satu.
Materi disusun agar pemula bisa mengikuti dengan lebih tenang, tanpa harus punya latar belakang medis.
Setelah Level 1 Basic, peserta punya jalur lanjut yang lebih terstruktur bila ingin bertumbuh lebih jauh.
Peserta mendapat akses mentoring pasca pelatihan agar praktik awal tidak liar dan tetap dalam koridor basic.
Abi Muma
Penggagas RTAM — Reposisi Tulang Abi Muma
Perjalanan pribadi yang berubah menjadi metode, lalu berkembang menjadi jalur belajar untuk membantu lebih banyak orang memahami tubuh dengan lebih tepat.
Perjalanan RTAM tidak lahir dari ruang pelatihan, tetapi dari pengalaman pribadi yang tidak nyaman sejak kecil. Setelah mengalami dislokasi pada kaki akibat jatuh saat bermain, Abi Muma sempat bisa berjalan kembali. Namun bertahun-tahun setelah itu, tubuhnya masih menyisakan kesemutan, kebas, dan rasa tidak nyaman saat duduk.
Dari situ lahir satu pertanyaan sederhana tapi dalam: “Apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh saya?” Pertanyaan itu mendorong proses belajar yang panjang, mendalami berbagai pendekatan, memahami struktur tubuh, hingga akhirnya bertemu dengan cara pandang reposisi tulang dan sendi yang mengubah semuanya.
Sejak 2016, Abi Muma mulai menangani pasien secara langsung. Dari pengalaman menangani ribuan pasien, beliau semakin memahami satu prinsip penting: tubuh bukan rusak, tubuh hanya keluar dari posisi alaminya. Dan ketika posisi itu dibantu kembali dengan tepat, tubuh punya peluang untuk bekerja kembali sebagaimana mestinya.
Dari praktik lapangan yang terus bertambah, Abi Muma mulai menyusun, menyederhanakan, dan menyempurnakan pendekatan tersebut hingga lahirlah RTAM — Reposisi Tulang Abi Muma.
RTAM bukan sekadar teknik. Ini adalah pendekatan untuk membaca tubuh, memahami struktur, dan membantu mengembalikannya ke posisi alaminya dengan alur yang lebih logis, bertahap, dan bertanggung jawab.
Karena bagi Abi Muma, ilmu ini tidak boleh berhenti di satu orang saja. Harus ada lebih banyak tangan yang mampu membantu dengan lebih terarah, lebih banyak praktisi yang memahami tubuh dengan cara yang benar, dan lebih banyak keluarga yang tidak lagi panik saat menghadapi keluhan ringan di rumah.
Itulah kenapa pelatihan RTAM Basic dirancang: agar pemula bisa masuk dari dasar, belajar dengan koridor aman, lalu bertumbuh dari jalur yang jelas.
“Anda tidak sedang belajar dari orang yang sekadar menghafal teknik. Anda belajar dari jalur yang lahir dari pengalaman, pencarian, dan praktik yang diuji di lapangan.”
Metode Reposisi Tulang Abi Muma dikembangkan dari pengalaman praktik lapangan, penguatan struktur pembelajaran, dan pendekatan yang menekankan keamanan serta logika tubuh.
Pelatihan Level 1 Basic dirancang agar pemula bisa masuk dari dasar, memahami alur berpikirnya, lalu mempraktikkan bagian-bagian awal dengan lebih bertanggung jawab.
Kelas praktik dibuat terbatas agar peserta lebih fokus dan proses belajar lebih terarah.
📍 YOGYAKARTA
10 MEI 2026
GADESPACE LEMPUYANGAN YOGYAKARTA
📍 SOLO
23 MEI 2026
LOKASI MENYUSUL
📍 SEMARANG
14 JUNI 2026
TRIIZZ HOTEL SEMARANG
📍 CIREBON
20 JUNI 2026
NEO HOTEL CIREBON
📍 BANDUNG
5 JULI 2026
Lokasi Menyusul
📍 BEKASI
19 JULI 2026
LOKASI MENYUSUL
📍 JAKARTA
2 AGUSTUS 2026
Lokasi Menyusul
📍 TANGERANG
16 AGUSTUS 2026
Lokasi Menyusul
📍 SURABAYA
6 SEPTEMBER 2026
SAHID HOTEL SURABAYA
📍 MALANG
19 SEPTEMBER 2026
LOKASI MENYUSUL
Bandingkan dengan biaya trial-error saat membantu tanpa ilmu yang jelas.
HARGA NORMAL:
Rp 1.500.000
HARGA EARLY BIRD:
Rp 950.000,-
Termasuk: Modul Panduan, Makan Siang, Coffee Break, Sertifikat Level 1, Akses Komunitas, dan Pendampingan Pasca Pelatihan
Peserta datang dari latar belakang yang berbeda. Banyak yang awalnya pemula, lalu baru merasa lebih tenang setelah belajar dengan alur yang jelas dan praktik yang dibimbing.
"Sakit Pinggang Tuntas!"
- Pengalaman Pak Haryono (Yogyakarta)
"Diagnosa Lebih Cepat & Tepat"
- Pengalaman Mas Amar (Klaten)
"Awalnya takut karena saya ibu rumah tangga biasa. Tapi ternyata diajari dari nol banget. Pulang pelatihan, suami sakit pinggang langsung saya bantu, Alhamdulillah lebih enakan."
"Ilmunya padat dan lebih gampang dicerna. Yang saya suka, bukan cuma belajar teknik dasar, tapi juga diajarin batas aman dan langkah awalnya."
J: Bisa. Level 1 Basic memang dirancang untuk pemula yang ingin belajar dari dasar dengan pendekatan yang lebih mudah dipahami.
J: Level 1 Basic difokuskan untuk pembelajaran dasar dan penanganan keluhan ringan di keluarga atau lingkungan terbatas. Untuk jalur praktik profesional yang lebih serius, kami sarankan melanjutkan ke level berikutnya.
J: Tidak. Peserta mendapatkan akses pendampingan atau mentoring pasca pelatihan agar proses praktik dasar tetap lebih terarah.
J: Ya. Salah satu fokus penting di Level 1 adalah memahami batas aman praktik, Red Flags, dan kapan peserta sebaiknya berhenti atau menyarankan pemeriksaan medis.
J: Setiap peserta belajar dengan kecepatan yang berbeda, dan setiap tubuh memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu, pelatihan ini difokuskan pada pemahaman dasar, praktik aman, dan proses belajar yang bertahap.
Belajar skill dasar yang berguna untuk menghadapi keluhan ringan di rumah, dengan pendekatan yang lebih aman, bertahap, dan didampingi setelah pelatihan.
Cek batch terdekat sebelum kuota kelas praktik penuh.
Cocok untuk pemula. Kuota kelas praktik terbatas.
Pelatihan ini bersifat edukatif dan difokuskan pada pembelajaran dasar untuk keluhan ringan. Materi tidak dimaksudkan sebagai pengganti diagnosis, saran, atau tindakan medis profesional. Peserta tetap wajib memahami batas aman praktik dan mematuhi arahan trainer serta protokol keamanan.